Part 2 akan menjelaskan tentang proses pembuatan film ‘Kenangan Tentang Bunda’ (KTB). Hari pertama shooting bisa dibilang lancar, karena para pemainnya ber-akting dengan baik. Tetapi tetap saja ada halangan, yaitu kamera yang dibawa oleh Jehan Kalonika baterainya habis. Untungnya, saya, Pravitasari Anjani membawa persediaan baterai.=). Tapi saat akan melaksanakan shooting untuk kedua kalinya, para pemain meminta agar shooting diulang dari awal. Dan kami sekelompok setuju. Akhirnya shooting ulang kami lakukan. Karena waktu sudah siang dan teman sekelompok mau les, jadi shooting dilanjutkan pada kerja kelompok berikutnya. Shooting berikutnya kira-kira dilaksanakan 2 minggu kemudian. Dan ketika shooting sudah selesai, kami mengedit hasil rekaman kami di Windows Movie Maker. Ya, memang sebagian besar diedit oleh Madina Rizqia yang juga berperan sebagai kamerawomen. Dan pada saat itu pula, Vania Erika tidak mengikuti kerja kelompok tersebut sehingga dengat sangat terpaksa kami harus menggunakan laptop milik Dinda Ayu Rahmi. Laptop Dinda sering sekali nge-hang (hhe,maaf din) sehingga setiap kami melakukan satu tindakan langsung di-save. O,iya ketika sang kamerawomen ingin men-shoot Jehan Kalonika alias Via saat sedang di luar rumah, ia berdiri diantara ayunan yang sedang dimainkan anak ayunan, sehingga membutuhkan perjuangan. Dan jika diperhatikan, ketika Via keluar rumah, ada mobil di halaman rumah dan ketika masuk ke dalam rumah mobil tersebut sudah tidak ada lantaran shooting-nya dilakukan di hari yang berbeda.