Hari jumat, 8 Mei 2009, temanku yg bernama dinda (http://dindasmart.com belum pulang dari sekolah walaupun bel tanda pulang sudah berbunyi. Tiba-tiba dia dihampiri oleh seorang guru dan guru itu bilang kepanya bahwa mau ada lomba matematika dan bahasa inggris bergrup dan 1 grup terdiri dari 3 orang. Dinda langsung menelpon saya dan mengajak saya untuk mengikuti lomba tsb bersama teman saya yang bernama madina(http://madheena.wordpress.com). Dan madina pun setuju. Awalnya kami sempat putus asa karena kami mendapat informasi bahwa pendaftaran sudah ditutup. Tapi, kami mencoba menelpon dan sms guru-guru untuk mencoba mendaftarkan diri. Dan hasilnya, kami bisa mengikuti lomba tersebut! Ya, walaupun bukan tim inti tapi tak apalah, yang penting kami mendapat pengalaman. Kami berfikir, kalau kami menang ya Alhamdulillah, kalau kalah ya tak apa. Awalnya juga, kami kira lomba tersebut diadakan pada hari Senin, 11 Mei 2009, tapi ternyata lomba itu diadakan Hari Minggu, 21 Mei 2009. Kami merasa sedikit lega, karena masih berkesempatan untuk belajar. Tapi………..

 

Ternyata lombanya dirubah  jadi tanggal 14 Mei. Kami semua kaget karena belum belajar sama sekali. Jadilah, kita belajar 1 hari sebelum lomba, tepatnya hari Sabtu, 16 Mei. Saat itu pula, kami ga ‘pure’ belajar alias kebanyakan bercandanya. Apalagi madina dan dinda malah jual-beli logo ‘D’. Ya sudah, kita mengerjakan soal lomba sebisa kita aja. Apalagi, saat mengerjakan soal lomba kita masih bisa-bisanya ketawa-ketiwi. Padahal, kelompok lain serius banget!! Saat pengumuman pun tiba..

 

 

 

thinking skill dan story telling sudah diumumkan, spelling dan public speaking juga sudah, saatnya math contest. Dari juara ke-5 sampai ke-2, nama kelompok kita ga disebut. Kami berfikir, ya sudahlah paling kita ga juara atau kalo juara, kami hanya dapat  juara 6. Tapi, kalaupun kami dapat juara 6, kami sudah sangat bersyukur banget. Tapi ketika MC mengumumkan juara 1, tenya JUARA 1-NYA ADALAH KELOMPOK KAMI!! Kami bengong tak percaya. Yang kami bisa lakukan saat itu adalah bersyukur. Kami juga meminta dukungan para pembaca artikel ini untuk mendoakan kami supaya menang di babak semifinal dan melaju ke babak final. Amien